Selasa, 28 Desember 2010

Dikira Meninggal Kini Malah Sehat

Bisa dibeli online di www.binmuhsingroup.com. UNTUK PEMESANAN HUBUNGI BIN MUHSIN HP: 085227044550 Tlp: 021-91913103 SMS ONLY: 081213143797@MyYM @MyFacebook @MyTwitter @MyYuwie @MyFriendster binmuhsin_group@yahoo.co.id
===

Kiai Achmad Mughni
Desa Wonorejo, Kec. Kesesi, Kab. Pekalongan

SUARA PANTURA (Suara Merdeka)
Rabu, 3 Agustus 2005 – Halaman 17

“Alhamdulillah, saya masih hidup, kondisi seluruh tubuh yang semula membengkak kini sudah kempes. Padahal, semua tetangga yang menjenguk selalu menangis. Bahkan ketika di desa saya ada kabar orang meninggal, juru kunci makam memperkirakan saya yang meninggal. Itu masa lalu. Saya sekarang sudah sehat dan bisa ceramah lagi, ” kata Kiai Achmad Mughni, warga Desa Wonorejo, Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan.

Ditemui Suara Merdeka di rumah tetangganya, H Karpii, dalam pertemuannya dengan beberapa warga setempat, dia mengaku bersyukur kepada Allah. Sebab, hampir setengah tahun, Desember 2004 – Juni 2005, dia tidak bisa berbuat apa-apa kecuali tiduran. Kaki sampai kepala membengkak dan perutnya membesar. Napasnya tersengal-sengal sehingga hampir setiap malam tidak bisa tidur.

Beberapa tetangga yang menjenguk selalu menangis. Karena itu, semua anggota keluarga sudah pasrah. Meski demikian, dia berupaya semaksimal mungkin untuk menjalani pengobatan.

Setiap bulan dia tetap periksa ke dokter ahli jantung di RSUD Kraton, Kota Pekalongan.

“Sebenarnya saya disarankan opname, tapi saya tak mau. Sebab kalau saya lakukan, semuanya akan merasakan sakit, anggota keluarga pun ikut merasakan sakitnya karena repot menunggu di rumah sakit. Belum lagi uang yang harus dikeluarkan dalam jumlah besar. Karena itu, saya memilih berobat jalan,” kata lelaki kelahiran 1 Januari 1952 itu.

Berhenti Total
Selama sakit, kegiatan ceramahnya di Kabupaten/Kota Pekalongan dan sekitarnya berhenti total. “Namun ketika itu saya yakin Allah akan memberikan kesembuhan. Ternyata benar. Pada 16 Juni 2005 bengkak di seluruh tubuh hilang setelah mendapatkan obat dari H Gufron MC dari Kota Pekalongan,” jelasnya.

Apa obat yang diberikan Gufron untuk pengobatan penyakit jantung itu? Menurut Mughni, ada lima jenis yang diproduksi K-LINK, yakni Kinotakara, Spirulina, Omega, Chlorophyll, dan Gamat Emulsion.

“Hebatnya, khusus obat tetes membuat saya terkejut. Sebab, malam diminum paginya seluruh tubuh kempes. Sejak itu tubuh saya menjadi sehat seperti sediakala,” katanya.

Meski demikian, seluruh pengobatan itu diakuinya hanya sebagai perantara. Semuanya bergantung pada Allah. Kalau Allah menyembuhkan, saat itu pula bisa sembuh. Karena itu, dia kini merasa bersyukur dan beberapa waktu lalu telah mengadakan syukuran sederhana bersama tetangga. “Mudah-mudahan saya sehat terus dan bisa ceramah lagi ke beberapa daerah untuk syiar Islam,” katanya. (Trias Purwadi-19n)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar