Sabtu, 08 Januari 2011

Review supports health benefits of Spirulina

K-LIQUID ORGANIC SPIRULINA Bisa dibeli online di www.binmuhsingroup.com. UNTUK PEMESANAN HUBUNGI BIN MUHSIN HP: 085227044550 Tlp: 021-91913103 SMS ONLY: 081213143797@MyYM @MyFacebook @MyTwitter @MyYuwie @MyFriendster binmuhsin_group@yahoo.co.id
===

The 'encouraging' health benefits of spirulina; a blue-green algae used in dietary supplements and functional foods for its antioxidant properties, should promote further research, says a new review.

The potential health benefits of spirulina, which include immune health, cardiovascular health, and potential anti-cancer effects, should also encourage dietary supplementation, according to the review published in the journal Nutra Foods,

Entitled Potential health benefits of spirulina microalgae; a review of the existing literature, the article was written by Bob Capelli, vice president sales and Marketing of Cyanotech which produces and sells spirulina and Gerald Cysewski, the company’s chief scientific officer.

Immune-stimulating

After reviewing studies looking at the health benefits of products made from the blue-green algae, the authors concluded that: “Spirulina shows potent immune-stimulating effects (and) …. anti-viral activity against a variety of harmful viruses.”

It also “…shows promise as a cancer preventative agent and in the treatment of tumors,” and has “…far ranging cardiovascular benefits including improvement of blood lipid profiles, prevention of atherosclerosis, and control of hypertension.”

In humans, spirulina produces an immuno-stimulating effect by enhancing the resistance to infections, the capacity of influencing hemopoieses (the process by which new blood cells are formed) and stimulating the production of antibodies and cytokines.

Spirulina’s anti-viral properties were noted both in simple water extracts and dried bomass. The authors concluded that the algae’s anti-viral properties are derived both from its polysaccharides as well as other components.

In terms of cancer prevention, the authors acknowledged a shortage of human clinical research. But in animal studies they highlighted a numerous studies showing spirulina’s potential to prevent carcinogenesis and to shrink tumours.

By contrast, the cardiovascular benefits of spirulina are described in many papers, according to the review article. A review published in 2009 noted several reports suggesting that spirulina may have a beneficial effect in the prevention of cardiovascular diseases. Decreases in blood pressure and plasma lipid concentrations, especially triacylglycerols and low density lipoprotein-cholesterol have been demonstrated as a result of oral consumption of spirulina.

Health benefits

Further research into the potential of spirulina and its constituent pigment C-phycocyanin in the four areas noted promise to unlock further health benefits, noted the authors.

The authors reviewed a series of published studies, most of which appeared in the past 10 years.

Many studies investigated benefits from pure Spirulina biomass, but some also focused on extracts of spirulina or isolated compounds from spirulina. These were mainly C-phycocyanin, the blue-green pigment found only in spirulina and other species of blue-green microalgae.

Research into the health benefits of this uni-cellular, blue-green microalgae began in the 1970s and has accelerated during the past 10 years.

Source:NutraFoods
Volume 9, Pages 16-26
"Potential health benefits of spirulina microalgae; a review of the existing literature"
Authors: B. Capelli, G. Cysewski

Saat Liliput Berubah Wujud

K-LIQUID ORGANIC SPIRULINA Bisa dibeli online di www.binmuhsingroup.com. UNTUK PEMESANAN HUBUNGI BIN MUHSIN HP: 085227044550 Tlp: 021-91913103 SMS ONLY: 081213143797@MyYM @MyFacebook @MyTwitter @MyYuwie @MyFriendster binmuhsin_group@yahoo.co.id
===

rubus

Edisi: Senin, 04 September 2006 08:22:22

Olah Spirulina
Saat Liliput Berubah Wujud

Hamparan jaring peneduh yang melingkupi 2 hektar lahan di Distrik Dong Ying, Provinsi Shandong, RRC Utara, terlihat megah. Di bawahnya tampak kolam-kolam berukuran besar berisi air kehijauan. Dari sanalah serbuk-serbuk spirulina yang tengah dikemas karyawan sebuah pabrik di kawasan Cikarang, Bekasi, berasal. Fenomena itu tak ubahnya di Kepong, Malaysia yang mengemas spirulina kiriman dari Hawaii, Amerika Serikat.

Spirulina yang dipasarkan dalam berbagai kemasan di tanahair memang semuanya impor, antara lain dari Cina, Jepang, India, dan Amerika Serikat. Di Indonesia bukannya tidak ada tempat cocok untuk pengembangbiakan makhluk berukuran mikroskopik itu. Alasan belum ada investor yang memandang spirulina sebagai makanan kesehatan itulah yang paling tepat dikedepankan.

Memang tidak banyak tempat bisa dijadikan ladang pengkulturan spirulina. Jasad liliput itu butuh persyaratan spesifik untuk hidupnya. Selain perairan basa, pH di atas 8,5, tempat itu harus steril dari pencemaran udara, seperti debu dan zat-zat kimia berbahaya. Bahkan menurut Prof Riset I Nyoman Kabinawa, ahli teknologi kultur mikroalga Indonesia, lingkungan pun harus tenang.

Itulah sebabnya Ultra Trend Biotech produsen Spiruplus memilih Dong Ying di Provinsi Shandong, RRC Utara, untuk lokasi budidaya. Kami butuh waktu 1 bulan untuk mengapalkan serbuk spirulina hingga Cikarang, ungkap Billy Gan, presiden direktur Ultra Trend Biotech Indonesia.

Pembudidayaan spirulina juga dilakukan oleh Cyanotech Company di Hawaii, Amerika Serikat, tetapi kondisi tempatnya berbeda. Produsen spirulina yang didistribusikan dengan nama Luxor itu menambang spirulina di lautan bebas. Hampir tak ada perbedaan cara pengolahannya. Sebab, keduanya sama-sama dibudidayakan di aliran air tenang. Berikut pembudidayaan spirulina seperti yang dituturkan Billy Gan dari Ultra Trend Biotech dan Bob Capelli dari Cyanotech Company langsung kepada Trubus.

  1. Kedua perusahaan, Ultra Trend Biotech dan Cyanotech Company membudidayakan jenis Spirulina platensis. Bibit spirulina diperoleh secara kultivasi di laboratorium. Setelah penyeleksian selesai, terpilihlah bibit spirulina terbaik. Bibit itu lantas dimasukkan ke dalam galon masing-masing bervolume 19 liter. Galon itu berisi nutrisi agar ganggang biru-hijau itu tumbuh lebih cepat. Sebab, untuk mengisi seluruh kolam paling tidak dibutuhkan bibit sebanyak 10 galon.
  2. Bibit itu dimasukkan ke dalam kolam perbanyakan. Pemindahan bibit dilakukan pada awal Mei. Pada bulan itu suhu di Dong Ying cukup hangat, 20ÂșC, cocok untuk memulai budidaya. Kolam terbuat dari semen, berukuran tinggi 60 cm, lebar 6 m, dan panjang mencapai 100 m. Kolam ini diisi air tawar sampai ketinggian 30 cm. Air yang digunakan dipompa dari dalam tanah agar kebersihannya terjamin. Beda halnya dengan pembudidayaan spirulina di Cyanotech Company. Sumber air yang digunakan berasal dari dasar laut yang kedalamannya mencapai 6.000 meter. Air itu masih murni dengan kandungan mineral lengkap, kata Bob Capelli.
  3. Setiap kolam dilengkapi pemutar yang digerakkan listrik, dengan kecepatan 3-4 m/detik. Pemutar ini digunakan untuk mengaduk air kolam, sehingga semua bibit spirulina dapat memperoleh sinar matahari. Apabila air tidak diputar, sinar matahari hanya mengenai spirulina di permukaan atas kolam. Setiap hari ditambahkan mineral ke dalam kolam. Unsur-unsur seperti nitrogen, potasium, besi, serta unsur penting lainnya dapat meningkatkan kualitas spirulina.
  4. Musim tanam atau penyebaran bibit spirulina dilakukan pada Mei hingga Oktober. Spirulina sudah bisa dipanen 3-5 hari kemudian. Pemanenan dilakukan setiap hari. Bahkan, saat puncak musim panas, panen spirulina berlangsung setiap jam agar terhindari dari ledakan populasi. Cara panen, air kolam di pompa dan dimasukkan ke penyaring. Lantas spirulina yang tersaring dicuci menggunakan air bersih agar semua kotoran hilang. Setelah bersih, spirulina itu dikeringkan lantaran masih mengandung 80% air. Sedangkan air yang keluar dari saringan dimasukkan kembali ke dalam kolam.
  5. Spirulina yang telah dicuci dimasukkan ke spray drier. Panas yang disemprotkan mesin mengubah bentuk spirulina, dari cairan menjadi bubuk kering. Teknologi lain diaplikasikan Cyanotech. Pengalaman 23 tahun memproduksi spirulina Cyanotech menemukan proses teknologi ocean chill drying. Proses pengeringan beku itu menjamin tidak terjadinya oksidasi terhadap karoten dan asam lemak spirulina. Produk bisa bertahan lebih dari 5 tahun.
  6. Bubuk spirulina dikemas dalam vacuum pack lalu disimpan ke dalam tong terbuat dari kertas. Dari Shandong, Cina, Ultra Trend Biotech mengirimkan 200 tong masing-masing berisi 50 kg bubuk spirulina melalui laut ke Indonesia. Setelah 30 hari perjalanan, sampailah di Cikarang, Bekasi, Jawa Barat. Sedangkan Cyanotech mengirimkan bubuk spirulinanya ke Kepong, Kualalumpur, Malaysia.
    Setibanya di pabrik pengemasan, bubuk spirulina langsung masuk ruang penyimpanan berpendingin. Saat akan diolah serbuk berwarna hijau itu baru dikeluarkan. Ada yang memasukkan serbuk itu ke dalam kapsul, ada juga yang dibentuk menjadi tablet. Dalam satu hari, masing-masing perusahaan mampu mencetak 250.000 kapsul dan tablet spirulina. Setelah dikemas dalam botol dan kardus, produk siap dipasarkan ke konsumen di seluruh Indonesia. (Lani Marliani/Peliput: Vina Fitriani)

Spirulina

K-LIQUID ORGANIC SPIRULINA Bisa dibeli online di www.binmuhsingroup.com. UNTUK PEMESANAN HUBUNGI BIN MUHSIN HP: 085227044550 Tlp: 021-91913103 SMS ONLY: 081213143797@MyYM @MyFacebook @MyTwitter @MyYuwie @MyFriendster binmuhsin_group@yahoo.co.id
===
Spirulina is blue-green algae, mostly found in sea and fresh water. Due to ingredients present in Spirulina, it is considered as complete food supplement. Spirulina is a rich source of proteins which are responsible for building up tissues and muscles.

Active constituents of Spirulina:

  • Proteins and amino acids
  • Essential fatty acids - Gamma-linolenic acid (GLA), Linoleic acid (LA), Docosahexaenoic acid (DHA), Stearidonic acid (SDA), Eicosapentaenoic acid (EPA), Alpha-linolenic acid (ALA),and Arachidonic acid (AA).
  • Vitamins – B1, B2, B3, B6, B9, C, D and E
  • Minerals - Potassium, Manganese, Copper, Magnesium, Iron, Phosphorus, Selenium, Sodium, Calcium, Chromium and Zinc.

Benefits of Spirulina:

  • Spirulina has amazing healing properties.
  • Spirulina is rich source of proteins.
  • Spirulina is 100% natural and have no known side effects.
  • Due to enriched composition, Spirulina is regarded as complete food supplement.
  • Spirulina helps maintain vitality and vigor.
  • Spirulina have immunity building properties.
  • Spirulina helps in correcting weight gain and anemia.
  • Spirulina improves blood pressure and cholesterol levels.
  • Spirulina has anti-inflammatory properties.

Spirulina is available at NaturalMedis in form of tablets and powder. At NaturalMedis, you can find Spirulina with Vitamin C, Pure Spirulina (tablets and powder), Spirulina with Royal Jelly and Korean Ginseng. Browse different product pages to know benefits, ingredients, recommended dosage and other important information on various Spirulina products.

SPIRULINA

K-LIQUID ORGANIC SPIRULINA Bisa dibeli online di www.binmuhsingroup.com. UNTUK PEMESANAN HUBUNGI BIN MUHSIN HP: 085227044550 Tlp: 021-91913103 SMS ONLY: 081213143797@MyYM @MyFacebook @MyTwitter @MyYuwie @MyFriendster binmuhsin_group@yahoo.co.id
===
Introduction

Spirulina is a single spiral cell blue green algae. The name “spirulina” comes from the Latin word “spira” which means spiral. Spirulina can grow up 300-500 microns in length or about half a millimeter in length, a size that can just barely be detected by the naked eye. Spirulina thrives in warm, brackish saline ponds. It grows so fast that it accounts for up to half of the oxygen on our planet. This simple, one-celled plant is one of the main bases of the food chain and of life on our planet. As a balanced health food, spirulina plays a critical role in preventing and improving the symptoms of illness. Spirulina is highly alkalising and so helps to restore the alkaline pH balance of the body’s tissues.

Benefits of Spirulina

I. For Human
Spirulina contains over 100 vitamins (B-12 and others of the B-complex, E); minerals such as potassium, calcium zinc, magnesium, selenium, iron, and phosphorus; amino acids; digestive enzymes; phytonutrients; beta carotene; chlorophyll; and pigments that help liver fuction.
In other words, spirulina contains five nutrients that our body needed:
1. Beneficial proteins
Protein is a vital element in the composition of every part of our body. The quality of proteins in spirulina is determined by how well balanced the essential amino acids that the body cannot produce are.
2. Chlorophyll
Spirulina also contains abundant amounts of natural pigments such as chlorophyll and light blue phycocyanin. Chlorophyll is very effective in the treatment of anemia and it can purify our bodies of toxins.
3. Vitamin B12
Vitamin B12 is effective in improving liver and digestive system disorders as well as skin disorders and internal, harmful excretions.
4. Beta carotene
Beta carotene is an effective nutrient in the prevention of cancer. The amount of carotene required for a person in the prevention of cancer is 5-15 milligrams a day. Spirulina has 50 times the amount of carotene as chlorella, 10 times that of carrots and 60 times that of spinach. Some of the beta carotene in our bodies is converted to vitamin A, which is said to be often insufficient in the diet. Vitamin A also acts to protect the eyes and the respiratory system.
5. Linoleic acid and Linolenic acid
Spirulina contains rich amount of linoleic acid and linolenic acid which are attracting attention particularly for their role in controlling cholesterol in the bloodstream. Linoleic and linolenic acids are substances that cannot be produced by the body.

II. For Animals and Aqua Cultures Products
The benefit of spirulina is not only for human, but also for animals, such as aquarium fish, ornamental birds, cats, dogs, horses, cows. It can be mixed with anmals feed.
1. Fish feed
Adding spirulina to fish feeds can improve skin color, growth rate and the smell of fish. Fish respond to its flavor, and have less abdominal fat. Fish grow faster, taste better and resist disease. Adding spirulina to fish feeds helps solve the two biggest problems for growers. First, farmed fish are susceptible to infection and disease. Second, the flavor, texture and skin color are often inferior to the wild fish.
For many species of exotic tropical fish, algae are an essential part of the diet. Spirulina promises five benefits for healthy aquarium fish:
1) Great profile of natural vitamins and minerals
2) Rich in muco-proteins for healthy skin
3) Phycocyanin for reduced obesity and better health
4) Essential fatty acids for proper organ development
5) Rich in natural coloring agents such as carotenoids.
Feeding this algae will result in beautiful, healthy and longer lived tropical fish.
2. Food for cats and dogs
Spirulina is an excellent supplement for all cats and dogs, especially for nursing mothers and bottle-feed kittens and puppies. It can make healthy skin and lustrous coat. The dosage of spirulina powder by mixing with cats and dogs food: a pinch each day for small cats and kittens; for large cats and nursing mothers use 1/4 teaspoon. For small dogs use 1/4 teaspoon each day; medium dogs use ½ teaspoon; large dogs use 1 teaspoon; giant dogs 2 teaspoon or more.
3. Food for horses, cows, breeding bulls
Dairy farmers use spirulina to keep cows healthy by improving intestinal flora that is so important in ruminants. As a tonic for horses and cows, 1/2 ounce may be used twice a day for each 100 pounds of body weight by mixing in slightly dampened feed.
Benefit of Spirulina for Animals
Birds:Improves feather quality, color, fertility,speeds development of immune system in babies
Cat:Improves coats, healthy skin, healing, resistance to viral infections and cancer
Dog:Improves coats, healthy skin, reduces dermatitis, improves disease resistance
Horse:Reduces anemia, builds red and white blood cells,improves appetite, energy, resistance to infection,recovery from injury, shinny coat
Rabbit:Improves resistance to respiratory infection
Reptile:Improves skin gloss, cleaner shedding, disease resistance
Diary Cattle:Short term therapeutic for mastitis, stimulates appetite
Poultry:Reduces early poultry mortality
Swine:Improves disease resistance in weaner pigs
III. For Medical
1. Anemia
Anemia is a condition resulting from insufficient iron. Spirulina contains more iron than liver, and it also contains large amounts of proteins and blood-building chlorophyll. The digestion and absorption rate of iron is excellent, so spirulina is very effective in combating anemia.
2. Diabetes
Diabetes is a disorder caused by an insufficiency in the hormone insulin. The main cause of insulin insufficiency is over-eating. It is important to prevent and improve the eating habits. We should avoid the intake of excessive calories, have a diet well-balanced in nutrients, and prevent the body from becoming acidic.
Spirulina effectives in preventing diabetes because it is low in calories, it contains large amounts of vitamin B1 which improves the metabolism of sugars, vitamin B2 which assists in the burning of calories that prevents obesity, vitamin B6 which creates insulin, and potassium which assists in the excretion of insulin and proteins lacking in people with diabetes.
3. Diet
A method of dieting with spirulina is to take it 30 minutes to one hour prior to meal time. In that period before eating, the spirulina absorbs water and expands, suppressing the appetite and helping to prevent overeating. Spirulina is a food which contains generous amounts of various kinds of nutrients, so there is no concern that the body’s balance of nutrients will be upset by dieting.

Kolesterol Diam-diam Mengancam Nyawa

K-LIQUID ORGANIC SPIRULINA MEMBANTU MENGATASI KOLESTEROL JAHAT Bisa dibeli online di www.binmuhsingroup.com. UNTUK PEMESANAN HUBUNGI BIN MUHSIN HP: 085227044550 Tlp: 021-91913103 SMS ONLY: 081213143797@MyYM @MyFacebook @MyTwitter @MyYuwie @MyFriendster binmuhsin_group@yahoo.co.id
===

Tak pernah terlintas dalam benak Sheila, ia hanya dua tahun menikmati pernikahannya dengan Paul. Suaminya itu meninggal secara tiba-tiba. Kepada dirinya, Paul hanya pamit istirahat sebentar. Ternyata matanya terpejam untuk selamanya. Usianya baru 27 tahun. Jantung koroner, itulah kesimpulan dokter soal penyebab kematiannya.

Seperti pencuri di malam hari, kegemaran Paul menyantap makanan lezat berlemak dan makanan cepat saji alias junk food diam-diam mengancam nyawanya. Jenis makanan ini telah menyebabkan kadar kolesterol dalam tubuhnya meningkat tanpa dia sadari. Kadar kolesterol inilah yang memicu jantung koroner.

Selain makanan cepat saji, kebiasaan mengonsumsi minuman beralkohol dan merokok memiliki andil besar dalam mendongkrak kadar kolesterol. Jika kadar kolesterol berlebihan dalam darah, penyakit mematikan mengintai, seperti jantung dan stroke.

Kolesterol adalah metabolit yang mengandung lemak sterol dan mengendap di darah, tepatnya di membran sel darah dan mengalir dalam sirkulasi darah. Para ahli di dunia kedokteran menilai, seseorang yang memiliki kadar kolesterol tinggi kemungkinan akan memiliki gangguan pada jaringan sirkulasi darahnya.

Kolesterol total terdiri dari beberapa zat, yakni trigliserida, low density lipoprotein (LDL), dan high density lipoprotein (HDL). Trigliserida merupakan salah satu bentuk lemak darah yang diserap oleh usus setelah mengalami hidrolisis. Hidrolisis adalah suatu proses kimia yang menggunakan H2O atau air sebagai pemecah suatu persenyawaan, termasuk inversi gula, lemak, ester, dan protein.

Normalnya, kadar trigliserida adalah 150 miligram-200 miligram per desiliter. “Kalau zat trigliserida di darah berlebihan dapat menyebabkan infeksi pada tukak lambung,” kata Mulyadi Tedjapranata, Direktur Medizone Clinic.

Kolesterol jahat
Setelah proses hidrolisis, lemak Trigliserida yang tersisa menjadi LDL, yang biasa disebut kolesterol jahat. Soalnya, LDL adalah penyebab terjadinya sumbatan dalam jaringan sirkulasi darah.

Mulyadi bilang, LDL itu merupakan pembentuk plak-plak pada pembuluh nadi koroner yang dapat menghambat peredaran darah. “Jika kadar LDL tinggi, jantung akan sulit memompa darah,” kata dia.

Dengan terhambatnya aliran darah, beberapa zat gizi yang terkandung di dalamnya sudah pasti tidak tersalurkan dan terserap dengan optimal oleh organ tubuh. Alhasil, beberapa risiko penyakit berbahaya pun bermunculan. “Makanya, orang dengan kadar LDL tinggi biasanya berisiko terkena penyakit jantung korener,” kata Mulyadi.

Selain jantung koroner, penyakit lain yang kerap menghampiri orang ber-LDL tinggi adalah stroke dan kelumpuhan. “Ini pada kasus penyumbatan darah terjadi di otak seseorang,” tambah Mulyadi.

Suhanto, Kepala Bidang Pelayanan Medis Rumah Sakit Mediros di Pulogadung, Jakarta Timur, menambahkan, orang dengan kadar kolesterol jahat tinggi akan berisiko besar mengalami gagal fungsi pada organ tubuh, seperti gagal ginjal. Kalau sudah begitu, penyakit lain yang biasa muncul pada penderita gangguan kolesterol adalah diabetes. Masalahnya, berapakah kadar kolesterol yang sesuai dalam tubuh kita?

Mulyadi menilai, untuk kadar HDL, sebaiknya kadarnya berada di atas 40 miligram per desiliter. Adapun batas maksimal HDL yang terkandung dalam darah 100 miligram per desiliter.

Kadar HDL perlu dijaga tetap tinggi karena membantu menyingkirkan LDL dari pembuluh darah sehingga jantung tak perlu bekerja ekstra memompa darah ke seluruh tubuh.

“Semakin tinggi HDL, semakin sehat. Plak-plak mudah disingkirkan,” kata Mulyadi.

HDL disebut sebagai lemak yang baik karena dalam operasinya, zat tersebut membersihkan kelebihan kolesterol dari dinding pembuluh darah dengan mengangkutnya kembali ke hati. Protein utama yang membentuk HDL adalah Apo-A (apolipoprotein-A). HDL mempunyai kandungan lemak jenuh yang lebih sedikit daripada LDL.

Adapun protein utama yang membentuk LDL adalah Apo B (apolipoprotein-B). Kandungan lemak jenuh yang tinggi membuat LDL mengambang di dalam darah. Akibatnya, LDL dapat menyebabkan penempelan kolesterol di dinding pembuluh darah.

Karena itu, menurut Mulyadi, seseorang harus pandai menjaga kadar LDL dalam tubuhnya agar tidak melewati ambang batasan normal yang berlaku pada dunia kesehatan. Secara alami, tubuh manusia akan memproduksi sekitar 80 persen kolesterol dan sisanya sebesar 20 persen adalah kolesterol tambahan dari luar tubuh.

Suhanto mengatakan, orang yang memiliki tubuh tambun biasanya memiliki kadar kolesterol yang tinggi. Namun, Anda yang berpostur tubuh kurus pun bisa jadi punya kadar kolesterol tinggi. “Ini semua tergantung dari pola makan dan pola hidup yang tidak sehat dari si penderita penyakit ini,” terang Suhanto.

Menjalani pola hidup sehat adalah solusi untuk menekan risiko memiliki kadar kolesterol tinggi. “Jika tidak ingin dibunuh secara perlahan oleh kolesterol jahat, sebaiknya Anda mulai menghindari makanan berlemak dan menerapkan pola hidup sehat,” saran Mulyadi.

Sumber : kompashealth

Antibiotik Kini Jadi Ancaman

K-LIQUID ORGANIC SPIRULINA SEBAGAI PENGGANTI ANTIBIOTIK ALAMI Bisa dibeli online di www.binmuhsingroup.com. UNTUK PEMESANAN HUBUNGI BIN MUHSIN HP: 085227044550 Tlp: 021-91913103 SMS ONLY: 081213143797@MyYM @MyFacebook @MyTwitter @MyYuwie @MyFriendster binmuhsin_group@yahoo.co.id
===

Antibiotik kerap disebut sebagai magic drug karena perannya yang sangat besar dalam menekan angka kematian. Tetapi, kini antibiotik menjadi sebuah ancaman karena penggunaannya yang sembarangan dapat memicu resistensi obat.

Demikian diungkapkan pakar mikrobiologi dari Departemen Mikrobiologi Universitas Indonesia (UI) Prof Usman Chatib Warsa, SpMK, PhD, saat dimintai komentar merebaknya “bakteri super” di beberapa negara di dunia.

Usman menegaskan, fenomena munculnya bakteri resisten atau superbug salah satunya pemicunya adalah penggunaan antibiotik yang tidak terkendali. Selain itu, lemahnya pengendalian infeksi di rumah sakit dan ketidaktepatan penanganan pasien juga mendorong percepatan resistensi.

Menurut Usman, kabar merebaknya bakteri super di luar negeri seharusnya membuka mata masyarakat dan pemerintah. Kasus bakteri super di Indonesia sebenarnya bukan hal baru, dan hal ini bisa menimbulkan ancaman serius di masa depan.

Ia meminta semua pihak untuk segera memperlakukan antibiotik secara tepat dan rasional. “Masyarakat tidak boleh membeli antibiotik sembarangan. Para dokter pun harus rasional dalam memberi obat dan harus dilengkapi data-data empiris. Pihak rumah sakit juga harus punya regulasi tenang penggunaan antiobiotik yang rasional,” ujarnya.

Usman juga mendorong pemerintah untuk terus memperketat pengawasan penggunaan antibiotik. Kinerja tim yang dibentuk pemerintah untuk memonitor infeksi dan pengembangan resistensi obat perlu terus ditingkatkan.

Sumber : kompas

Antibiotika Bisa Memicu Alergi

K-LIQUID ORGANIC SPIRULINA Bisa dibeli online di www.binmuhsingroup.com. UNTUK PEMESANAN HUBUNGI BIN MUHSIN HP: 085227044550 Tlp: 021-91913103 SMS ONLY: 081213143797@MyYM @MyFacebook @MyTwitter @MyYuwie @MyFriendster binmuhsin_group@yahoo.co.id
===
Alternatif lain penggunaan antibiotik adalah mengkonsumsi gamat extract dan spirulina organik yang berfungsi sebagai antibiotik alami
===

Selain menimbulkan efek samping, ada sejumlah orang yang mengalami reaksi alergi setelah mengonsumsi antibiotika. Kalau sebelumnya seseorang sudah tahu alergi dengan antibiotika tertentu, sudah pasti ia tidak akan diberikan antibiotika tersebut.

Reaksi alergi yang ditimbulkan bisa bermacam-macam. Yang paling sering adalah gatal di kulit atau urtikaria. Yang berbahaya, apabila terjadi edema atau bengkak pada tenggorokan yang membuat seseorang seperti tercekik.

Reaksi lain, ada yang mencetuskan gejala asma, seperti sesak napas. Reaksi serius lainnya adalah sindrom Steven Johnson, yang membuat seluruh permukaan kulit pasien meradang. Bahkan, kemudian timbul vesikel seperti cacar air di seluruh tubuh. Apabila kondisi ini terjadi, pasien harus segera dirawat karena situasinya sudah darurat. Namun, yang paling ekstrem adalah muncul shock anafilaktik hingga berujung pada kematian.

Antibiotika golongan penisilin, disebutkan oleh Dr.J.Hudyono, MS.Sp.Ok, biasanya menimbulkan alergi. Itu sebabnya, para dokter lebih berani memberikan penisilin saat pasien berada di rumah sakit yang memiliki alat untuk kondisi gawat darurat.

Mengingat kemungkinan efek samping, termasuk reaksi alergi dan bahaya resisten, Dr.Hudyono memberikan sejumlah saran sebelum mengonsumsi antibiotika.

1. Konsumsi antibiotika sesuai dengan yang diresepkan oleh dokter, baik untuk dosis maupun lamanya.

2. Sertakan pula informasi kepada dokter jika Anda memiliki riwayat alergi terhadap antibiotika.

3. Jangan berinisiatif menggunakan antibiotika atas keinginan sendiri karena penyakit yang diderita saat ini belum tentu sama dengan penyakit sebelumnya.

4. Jangan memberikan antibiotika kepada anggota keluarga lain meski kasusnya hampir sama. Antibiotika itu belum tentu cocok bagi mereka. Apalagi kalau kemudian anggota keluarga tersebut memiliki alergi yang bisa membahayakan diri mereka.

5. Tidak meminta antibiotika kepada dokter. Ingat, antibiotika digunakan untuk infeksi bakteri dan bukan infeksi virus. Jadi, kalau sakit flu yang disebabkan oleh virus, tidak perlu antibiotika.

6. Ubah pola berpikir bahwa penyakit apa pun apabila tidak diberi antibiotika tidak bakal sembuh. Yang benar adalah, antibiotika digunakan sesuai dengan bakteri yang menginfeksinya.